HUBUNGAN IMT DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RSUD WARAS WIRIS BOYOLALI TAHUN 2025
DOI:
https://doi.org/10.52299/jks.v17i02.682Keywords:
IMT, Paritas, Ibu Hamil, PreeklampsiaAbstract
Latar Belakang. Sekitar 342.000 ibu hamil mengalami preeklamsia. Preeklamsia termasuk dalam tiga penyebab utama komplikasi selama kehamilan maupun persalinan. Faktor resiko terjadinya preeklampsia diantaranya usia ibu, pendidikan, pekerjaan, paritas dan indeks massa tubuh ibu. Pada tahun 2025 terdapat 986 ibu hamil dan 154 diantara mengalami preeklampsia dalam kehamilan atau 15,61%. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dan paritas dengan Kejadian Preeklampsia ibu hamil. Metode Penelitian. Penelitian kuantitatif dengan design restrospektif. Populasi penelitian ini yaitu seluruh ibu hamil yang berkunjung RSUD Waras Wiris Boyolali pada 1 Januari – 31 Desember tahun 2025 yaitu sejumlah 986 ibu hamil. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi, jumlah sampel memenuhi kriteria sebanyak 310. Alat instrument yang digunakan adalah lembar rekapitulasi data dari rekam medis. Analisis data menggunakan chi square. Hasil Penelitian. Responden paling banyak berumur 20-35 tahun sejumlah 185 responden (59,7%), berpendidikan dasar 138 responden (44,5%), pekerja sebanyak 169 responden (54,5%), multipara sejumlah 126 responden (40,6%), memiliki IMT normal yaitu 120 responden (38,7%). Hasil uji chi square untuk IMT p-value 0.000 dan paritas p-value 0,000, keduanya < 0,05 artinnya Ha diterima dan Ho ditolak maka ada hubungan antara IMT dan Paritas terhadap Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil di RSUD Waras Wiris Andong Boyolali.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
