KORELASI LAMA MENSTRUASI DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

Authors

  • Luluk Khusnul Dwihestie STIKES ESTU UTOMO
  • Herawati Woro Sulistiani STIKES Estu Utomo
  • Novita Nurhidayati STIKES Estu Utomo

DOI:

https://doi.org/10.52299/jks.v17i02.661

Keywords:

anemia, remaja putri, lama menstruasi, tablet tambah darah, kepatuhan

Abstract

Latar belakang: Anemia merupakan permasalahan kesehatan remaja yang dapat menurunkan konsentrasi belajar, kelelahan, gangguan pertumbuhan, dan daya tahan tubuh. Faktor risiko anemia yaitu lama menstruasi yang berakibat pada defisiensi zat besi. Selain itu, kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah juga menjadi faktor penting pencegahan anemia. Namun, tingkat kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri masih rendah sehingga risiko anemia tetap tinggi. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan lama menstruasi dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah dengan kejadian anemia pada remaja di MTs Al-Ihsan Doglo Candi Gatak Cepogo. Desain penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VII dan VIII sebanyak 82 responden. Teknik sampling menggunakan accidental sampling, didapatkan 80 sampel. Hasil penelitian: Sebagian besar responden memiliki lama menstruasi normal (3-7 hari) sebanyak 58 remaja (72,5%), tidak patuh mengonsumsi TTD sebanyak 44 remaja (55%), dan mengalami anemia sebanyak 42 remaja (52,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan lama menstruasi dengan kejadian anemia (p = 0,004) dan terdapat hubungan kepatuhan konsumsi TTD dengan kejadian anemia (p = 0,000). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara lama menstruasi dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Al-Ihsan Doglo Candi Gatak Cepogo. Diharapkan remaja putri lebih patuh mengonsumsi TTD serta memperhatikan pola menstruasi untuk mencegah anemia. Sekolah dan tenaga kesehatan perlu meningkatkan edukasi serta monitoring program pencegahan anemia secara berkelanjutan.

Article Metrics
14 Article Visits
5 PDF Downloads
0 Citations

Downloads

Published

31-07-2026