PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR DAN DURASI MENYUSU PADA BAYI DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN HADLIRIN JEPARA

Authors

  • Noor Anisa Syukriah Universitas Muhammadiyah Kudus
  • IKA TRISTANTI
  • Atun Wigati

DOI:

https://doi.org/10.52299/jks.v17i02.629

Keywords:

pijat bayi, durasi menyusu, kualitas tidur bayi, bayi baru lahir, ASI

Abstract

Durasi menyusu yang adekuat pada bayi usia 0–7 hari berperan penting dalam pemenuhan asupan kolostrum, stimulasi produksi air susu ibu (ASI), serta mendukung pertumbuhan dan adaptasi awal bayi. Salah satu stimulasi yang diduga dapat meningkatkan durasi menyusu dan kualitas tidur bayi adalah pijat bayi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat bayi terhadap durasi menyusu dan kualitas tidur bayi di Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan two group posttest only design. Pendekatan penelitian menggunakan cross sectional, di mana pengukuran variabel independen dan dependen dilakukan satu kali pada waktu yang sama. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan pijat bayi dan kelompok kontrol tanpa pijat bayi. Analisis data diawali dengan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji homogenitas Levene. Karena data tidak berdistribusi normal, analisis perbedaan antar kelompok dilakukan menggunakan uji Mann–Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pijat bayi berpengaruh signifikan terhadap kualitas tidur bayi dengan nilai p = 0,000 (<0,05). Selain itu, pijat bayi juga berpengaruh signifikan terhadap durasi menyusu bayi dengan nilai p = 0,000 (<0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pijat bayi berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas tidur dan durasi menyusu bayi. Pijat bayi dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis untuk mendukung keberhasilan menyusui dan kesejahteraan bayi baru lahir.

 

Article Metrics
7 Article Visits
4 PDF Downloads
0 Citations

Downloads

Published

31-07-2026