SKRINING GANGGUAN MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI KELAS VII DI SMP AL HIKMAH KECAMATAN MAYONG KABUPATEN JEPARA

  • Devi Rosita
  • Asmawahyunita
Keywords: Skrining, Gangguan menstruasi

Abstract

Di Indonesia masalah kesehatan reproduksi masih memprihatinkan karena penyebaran penduduk yang belum merata tingkat sosial ekonomi dan pendidikan, serta tingkat kesehatan yang belum memadai dan terjangkau, menurut WHO anak usia remaja merupakan suatu periode transisi dalam upaya menemukan jati diri dan kedewasaan biologis serta psikologi. Usia tersebut merupakan periode kritis sehingga perlu dibina dan dibimbing dengan benar. remaja yang dimaksudkan adalah mereka yang berusia antara 10 - 19 tahun (Suwarni, 2010). Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gangguan menstruasi pada remaja putri kelas VII di SMP Al Hikmah Mayong Kabupaten Jepara Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Al Hikmah Jepara, menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Hasil dari penelitian ini adalah Sebagian besar mengalami gangguan menstruasi amenorea sebanyak 58 (66,7%) siswi . Hasil analisis data dengan menggunakan analisa univariat yang menghasilkan distribusi frekuensi dan presentasi dari masing-masing variabel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada gangguan menstruasi amenorea sebagian besar remaja putri mengalami karena dipengaruhi oleh faktor pubertas yang terlambat, stress atau depresi, nutrisi yang kurang. Selain faktor itu juga dapat dikarenakan berat badan yang turun atau obesitas, serta kebiasaan olahraga yang berlebihan.

Published
2017-01-31