TERAPI KOMPLEMENTER DALAM MENGATASI ISPA PADA IBU YANG MEMILIKI BALITA DI DUSUN SETAN DESA MAGUWOHARJO, KELURAHAN DEPOK, KABUPATEN SLEMAN

  • Ester Ratnaningsih
  • Nita Ivana Benggu
Keywords: Complementary Therapy, ARI, Toddler

Abstract

Terapi komplementer merupakan pelayanan pengobatan dengan menggunakan cara, alat, atau bahan yang tidak termasuk dalam standar pengobatan konvensional sebagai pelengkap pengobatan konvensional. Saat ini masyarakat lebih memilih terapi komplementer dalam mengatasi masalah kesehatan termasuk salah satunya ISPA pada balita. Terapi komplementer untuk mengatasi ISPA pada balita antara lain dengan terapi pijat, terapi uap dan pengobatan farmakologi jamu (larutan jahe dan jeruk nipis). Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui penggunaan terapi komplementer dalam mengatasi ISPA pada balita di Dukuh Setan, Maguwoharjo, Kabupaten Sleman. Desain penelitian deskriptif, dengan teknik pengambilan convenience sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 22- 31 Desember 2019. Hasil penelitian dari 32 responden, menunjukkan sebanyak 81,2% responden menggunakan terapi komplementer saat balita mengalami ISPA, dengan pemilihan terapi terbanyak adalah terapi pijat secara tunggal sebesar 25 % dan secara kombinasi sebesar 73, 1 %. Cara penggunaan terapi komplementer tidak ada aturan yang pasti, hanya ketika balita mengalami ISPA diberikan sesuai kebutuhan hingga sembuh. Mayoritas alasan menggunakan terapi komplementer adalah faktor turun temurun dalam keluarga sebanyak 42,3 %. Diharapkan bagi peneliti selanjutnya menggunakan desain kualitatif untuk mengkaji lebih dalam penggunaan terapi komplementer dalam mengatasi ISPA di masyarakat.

Published
2020-07-31