HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DAN UMUR DENGAN KEJADIAN KANKER PAYUDARA DI RSUP DR. KARIADI SEMARANG

  • Titik Kurniawati
  • Lingga Kurniati
  • Dewi Elliana
  • Ita Purwatianingsih
Keywords: lama penggunaan kontrasepsi hormonal, umur dan kanker payudara

Abstract

Pada wanita normal kanker payudara merupakan penyebab utama kematian wanita berusia 40-55 tahun setelah kanker servik. Terjadinya kanker payudara sangat erat kaitannya dengan faktor risiko yang dimiliki oleh seorang wanita. Kanker payudara adalah pertumbuhan sel-sel payudara yang tidak normal dan berkembang menjadi tumor ganas membentuk benjolan bisa tumbuh di kelenjar susu, saluran susu dan jaringan lemak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan hubungan lama penggunaan kontrasepsi hormonal dan umur dengan kejadian kanker payudara di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional. Jenis yang digunakan dengan penelitian kolerasi dilaksanakan pada bulan Maret 2011. Instrumen menggunakan checklist dengan melihat Rekam Medik. Data diolah dengan langkah editing, coding dan tabulating. Populasinya pasien penderita kanker payudara bulan Januari sampai Oktober 2010 di RSUP Dr. Kariadi Semarang sebanyak 325 responden. Sampel dalam penelitian sebanyak 44 responden diambil secara random sederhana. Pengujian hipotesisnya menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan lama penggunaan kontrasepsi hormonal pada responden sebagian besar selama >5 tahun sebanyak 21 responden (47,7%). Menurut uji statistik Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kejadian kanker payudara (p= 0,000 <0,05). Sedangkan umur pada responden sebagian besar >50 tahun sebanyak 25 responden (56,8%). Menurut uji statistik Chi Square menunjukkan adanya hubungan antara umur dengan kejadian kanker payudara (p= 0,003 < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan ada hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi hormonal dan umur dengan kejadian kanker payudara di RSUP Dr. Kariadi Semarang. Selanjutnya dapat disarankan pada para wanita pada umumnya dan khususnya yang mempunyai faktor risiko untuk meningkatkan pengetahuan tentang cara mendeteksi kanker payudara.

Published
2019-01-31